Spesifikasi Sistem dan Platform Arknights: Endfield

Arknights: Endfield berjalan di empat platform — Windows PC, PlayStation 5, Android, dan iOS — dengan progress yang saling terhubung di semuanya lewat satu akun Gryphline. Game ini tidak didistribusikan lewat Steam dan tidak ada versi Xbox sama sekali. Entah kamu sedang mengecek apakah PC-mu kuat menjalankannya, memilih antara PC atau mobile, atau sedang berjuang melawan crash yang tidak kunjung hilang, halaman ini merangkum semua angka dan semua solusi yang benar-benar kamu butuhkan, diambil langsung dari spesifikasi resmi developer dan dokumentasi bantuan mereka plus hasil testing komunitas yang sudah diverifikasi.

Spesifikasi PC: Minimum vs Recommended

Arknights: Endfield menargetkan 1080p pada 30 FPS dengan setting low untuk tier minimum, dan pengalaman 1080p/60 yang lebih halus dengan setting lebih tinggi untuk tier recommended. Kedua tier ini mengasumsikan instalasi Windows 64-bit.

SpekMinimumRecommended
OSWindows 10 (64-bit)Windows 11 (64-bit)
CPUIntel Core i5-9400F / AMD Ryzen 5 3600Intel Core i7-10700K / AMD Ryzen 7 5800X
GPUNVIDIA GeForce GTX 1060 6GB / AMD Radeon RX 580 8GBNVIDIA GeForce RTX 2060 (di beberapa listing tertulis RTX 2060 Super) / AMD Radeon RX 6700 XT
RAM16 GB32 GB
Storage60 GB (wajib SSD)60 GB (wajib SSD)
Internet5 Mbps broadband (menurut laporan)15 Mbps (menurut laporan)

Lonjakan dari 16 GB ke 32 GB RAM di tier recommended terbilang cukup tajam untuk game dengan target CPU/GPU yang sebenarnya masih mid-range — anggap saja 32 GB sebagai ambang kenyamanan sebenarnya kalau kamu berencana sering alt-tab, streaming, atau menjalankan Discord dan browser sambil main.

Storage: Berapa Ruang Kosong yang Sebenarnya Kamu Butuhkan

Game yang sudah terinstal memakan sekitar 60 GB, tapi jangan mulai download kalau ruang kosongmu cuma 60 GB. Installer membutuhkan kira-kira 45 GB ruang sementara tambahan untuk mengekstrak arsip selama proses setup, jadi siapkan sekitar 105 GB ruang kosong di drive-mu sebelum mulai download. Setelah instalasi selesai, file sementara akan dibersihkan dan kamu tersisa dengan footprint akhir sekitar 60 GB.

  • SSD praktis bukan opsional — developer secara eksplisit merekomendasikannya, dan menjalankan game dari hard drive mekanis menyebabkan stuttering saat streaming tekstur dan memuat area baru.
  • Di mobile, instalasi Android maupun iOS dilaporkan sekitar 28 GB, jauh lebih kecil dari footprint PC karena mobile menggunakan kompresi tekstur yang lebih agresif.
  • Kalau SSD-mu hampir penuh, kosongkan ruang juga sebelum update — patch juga butuh ruang ekstra sementara untuk diterapkan, sama seperti instalasi awal.

PlayStation 5: Apa yang Bisa Diharapkan

Arknights: Endfield rilis di PS5 bersamaan dengan PC dan mobile, jadi pemain konsol tidak mendapatkan versi yang tertunda atau dikurangi kualitasnya. Tidak ada versi PS4 dan sama sekali tidak ada rilis Xbox Series X|S — kalau kamu pengguna Xbox, PC, PS5, atau perangkat mobile adalah satu-satunya pilihanmu.

  • Progress yang dibuat di PS5 terbawa ke platform lain saat kamu login dengan akun yang sama yang sudah ditautkan, jadi berpindah antara PS5 dan ponsel di tengah campaign tetap menjaga operator, resource, dan progress cerita kamu tetap utuh.
  • Pemain PS5 mendapat konten bonus khusus platform yang terkait dengan bundle berbayar bergaya pre-order, terpisah dari game dasar yang gratis.
  • Belum ada mode enhanced khusus PS5 Pro yang dikonfirmasi resmi saat rilis di luar dukungan PS5 standar — anggap klaim apa pun soal fitur khusus PS5 Pro belum terkonfirmasi sampai Gryphline menyatakan sebaliknya.

Mobile: Requirement Android dan iOS

Mobile adalah platform yang didukung penuh, bukan aplikasi pendamping yang dikurangi fiturnya, dan berbagi sistem akun serta progress yang sama dengan PC dan PS5.

PlatformMinimumRecommended
AndroidSnapdragon 855 / Dimensity 1000 / Kirin 990 atau setara, RAM 6 GB, Android 10 atau HarmonyOS 2.0+, storage 28 GBSnapdragon 8+ Gen 1 / Dimensity 9000 / Kirin 9000S atau setara, RAM 8 GB, Android 11 atau HarmonyOS 4.0+, storage 28 GB
iOS / iPadOSiPhone 11 atau iPad dengan chip A13, iOS/iPadOS 15.0+, storage 28 GBiPhone 13 Pro atau iPad dengan chip A15 atau lebih baru, iOS/iPadOS 15.0+, storage 28 GB

Bahkan perangkat yang lolos ambang minimum tetap bisa mengalami thermal-throttle dalam sesi panjang — ponsel yang adem di menu bisa saja tetap ngedrop frame sepuluh menit setelah masuk pertarungan sengit begitu suhunya naik.

Setting Terbaik untuk PC dan HP yang Kurang Bertenaga

Kalau hardware-mu berada di sekitar atau di bawah spesifikasi minimum, prioritaskan perubahan berikut secara berurutan — perubahan ini memberi kenaikan FPS terbesar dengan pengorbanan visual paling kecil:

  1. Ganti preset grafis ke Custom alih-alih preset tetap, supaya kamu hanya menonaktifkan efek yang benar-benar memakan frame.
  2. Turunkan kualitas shadow lebih dulu — shadow, volumetric fog, dan screen-space reflection dilaporkan sebagai tiga setting terberat di game ini, dan menurunkannya ke Low atau Off memulihkan FPS paling banyak dibanding perubahan tunggal lainnya.
  3. Kurangi render scale ke 70-80% dan aktifkan upscaling — gunakan DLSS kalau GPU-mu mendukung, kalau tidak pakai TAAU, untuk mengembalikan ketajaman yang hilang akibat resolusi render yang lebih rendah.
  4. Matikan anti-aliasing atau ganti ke FXAA, dan matikan motion blur serta bloom — efek post-processing ini menambah beban tanpa membantu keterbacaan saat bertarung.
  5. Batasi frame rate ke angka yang bisa dijaga stabil oleh hardware-mu — 60 FPS kalau bisa dipertahankan, atau 30 FPS untuk sistem yang benar-benar low-end — karena frame rate stabil yang dibatasi terasa lebih halus dibanding frame rate tanpa batas yang naik turun.
  6. Coba DirectX 11 sebagai ganti DirectX 12 default kalau GPU atau CPU-mu sudah cukup lawas; dilaporkan bisa meningkatkan stabilitas dengan sedikit mengorbankan performa puncak.

Di mobile, urutan prioritas yang sama berlaku: batasi frame rate ke 30 FPS di ponsel lawas, turunkan preset grafis ke Low, atur render scale ke 70-80%, matikan shadow, dan biarkan particle effect di Low. Melepas casing HP yang tebal dan menurunkan kecerahan layar saat sesi panjang juga secara nyata mengurangi thermal throttling.

Crash dan Error Umum, dan Cara Mengatasinya

Gagal login, stuttering, dan crash langsung adalah tiga masalah yang paling banyak dilaporkan pemain. Coba urutan berikut satu per satu — sebagian besar masalah teratasi dalam tiga atau empat langkah pertama.

  • Pastikan dulu PC-mu benar-benar memenuhi spesifikasi minimum di atas sebelum troubleshoot hal lain — menjalankan game di bawah spek adalah penyebab paling umum dari crash dan black screen.
  • Update driver GPU dengan clean install (aktifkan opsi "clean installation" di installer NVIDIA atau AMD) — driver yang usang atau korup adalah penyebab umum crash dan black screen.
  • Matikan overlay dari Discord, NVIDIA GeForce Experience/Overlay, software AMD, dan tools frame-rate atau filter pihak ketiga apa pun — hal ini dilaporkan menyebabkan game freeze atau crash, dan tools AI frame-interpolation khususnya ditandai bermasalah.
  • Jalankan game sebagai Administrator — ini terbukti memperbaiki masalah voice/audio bagi sebagian pemain, dan dikombinasikan dengan compatibility mode Windows 7/8 bisa mengatasi crash tertentu saat startup.
  • Verifikasi file game: di launcher Gryphlink, buka menu tiga garis di sebelah tombol Play dan pilih "Check Game Integrity" untuk memperbaiki file yang hilang atau korup (pengguna Epic Games Store bisa memakai opsi verify bawaan Epic).
  • Install Microsoft Visual C++ Redistributable x64 dan x86 kalau game sama sekali menolak untuk dijalankan.
  • Whitelist launcher.exe dan Endfield.exe di Windows Defender dan antivirus pihak ketiga mana pun — software keamanan yang memblokir executable adalah penyebab yang diketahui bikin game gagal terbuka.
  • Macet di "Releasing Files" saat instalasi atau update: biasanya ini konflik file sementara yang basi — bersihkan folder TEMP Windows-mu (Win+R, ketik temp) dan folder %appdata%\..\Local\Temp, lalu coba lagi.
  • Paksa game pakai GPU dedicated-mu di laptop dengan switchable graphics — cek Windows Graphics Settings dan atur Endfield.exe ke "High performance" supaya tidak default ke chip terintegrasi.
  • Coba launch option -dx11 atau -dx12 untuk memaksa API grafis tertentu kalau default-nya tidak stabil di hardware-mu.
  • Pilihan terakhir — hapus data save/cache lokal: backup dulu apa pun yang kamu butuhkan, lalu hapus folder Endfield dari AppData\LocalLow, dan install ulang. Lakukan ini hanya setelah langkah-langkah di atas gagal semua.
  • Kalau kamu khususnya kena error login, cek dulu koneksi jaringanmu stabil, lalu force-quit dan buka ulang, lalu restart perangkatmu — alur support resmi Gryphline mengeskalasi dengan urutan persis seperti itu sebelum merekomendasikan install ulang penuh.

Jelajahi lebih lanjut